Senin, 20 Juni 2016

pemandian air panas lejja.

Kabupaten soppeng yang sebagian besar wilayahnya adalah pegungungan, terdapat gunung merapi aktif disinilah muncul sumber air panas yang bisa menjadi tujuan wisata anda jika berkunjung ke soppeng yang terletak 200 km sebelah utara kota Makassar
.
Jika anda sudah tiba di pusat kota soppeng, singgalah melihat pemandangan yang unik yaitu kelelawar yang banyak bergantungan di pohom asam sepanjang jalan dalam kota dan jangan lupa memakai masker karena anda tidak terbiasa dengan baunya. Kemudian lanjut perjalanan ke utara untuk sampai ke lejja yang berjarak kurang lebih 45 km, Terletak di kecamatan marioriawa, desa bulu. Suhu air panas lejja mencapai 60 derajat celciusyang dipercaya mampu menyebuhkan penyakit reumatik dan gatal-gatal. Lejja merupakan tempat wisata favorit wisatawan domestic maupun mancanegara.

Terdapat fasilitas yang sangat memadai dengan adanya kolam umum dan kolam private, toilet, ruang ganti pakaian, ruang bila, pondok pengistirahatan dan baruga sebagai tempat pertemuan yang memuat sampai 300 orang. Jika anda ingin kolam private disediakan rumah panggung kecil dengan kolam di belakangnya yang berukuran 3 meter persegi. Untuk kolam umum terdapat lima buah dengan fungsi yang berbeda.
Kolam pertama airnya sangat panas, telur yang dicelupkan bisa setengah matang jadi aharus hati-hati.
Kolam kedua airnya dangkal dan panasnya suam-suam kuku bisa dipakai oleh anak-anak atau bagi yang tidak bisa berenang.
Kolam ketiga airnya setinggi leher orang dewasa dan panasnya suam-suam kuku untuk orang dewasa. Jika anda takut berenang anda dapat menyewa pelampung.
Kolam ke empat khusus untuk orang dewasa, airnya sudah tidak terlalu panas juga tida dingin.
Kolam kelima yang merupakan kolam paling luas dilengkapi papan loncatan, terletak di sebelah timur.

Sebelum mandi cobalah jalan-jalan melihat sumber air panas , ada jalan setapak di samping kolam menuju bukit disana akan ada sungai kecil dengan air mengalir yang mengeluarkan uap air. Di ujung jalan sana terdapat pohon yang dibawah akarnya terdpat lubang dengan luas kurang lebih 50 cm di situlah sumber air panas muncul. Di pohon tersebut terdapat botol yang diikat sebagai symbol pengharapan agar dapat kembali melepas botol tersebut.

Akses jalan menuju lejja dapat menggunakan roda dua maupun roda empat dengan medan jalan yang terjal dan berliku, namun jika ingin menikmati pemandangan sepanjang perjalanan gunakan roda dua. Setelah anda melewati pintu gerbang untuk membeli karcis ada dua akses jalan menuju dekat kolam. Dapat melalui tangga seribu dengan pemandangan alam sekitar atau yang langsung tiba dekat kolam.

Setelah pulang dari lejja dan sampai di jalan poros banting stir ke kiri, disana anda akan mendapatkan rumah adat Sao Mario.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar